Cargo (2017)

Cargo adalah sebuah film mayat hidup (zombie) dengan pemeran Martin Freeman. Film ini bisa ditonton di Netflix Indonesia. Film ini berdasarkan film pendek dengan judul serupa.

Cargo mengisahkan seorang bapak yang memiliki anak bayi di tengah-tengah infeksi mayat hidup. Celakanya, bapak ini terinfeksi oleh isterinya yang sudah terlebih dahulu menjadi mayat hidup. Film ini mengikuti cerita si bapak yang berjuang demi balitanya sambil menjaga dirinya sendiri.

Saya terus terang lebih suka dengan cerita film pendeknya. Saya paham juga kalau dibuat film panjang, rasanya basi juga. Itu sebabnya, film ini menambahkan mitologi-mitologi baru.

Mitologi yang dipilih untuk mengembangkan film ini menurunkan nilai dramatis film ini. Penambahan suku yang memburu mayat-mayat hidup ini sungguh ambisius. Sayangnya, jalan cerita jadi aneh menurut saya. Mistisisme yang membuat saya yang awam bingung.

Itu saja, sih. Saya memang suka bahas kekurangan yang saya temukan dalam film ini. Sisanya, saya menikmati sekali film ini. Saya suka sama aktor dan aktris dalam film ini. Terus terang, saya terenyuh pada bagian-bagian film ini.

Saya tidak tahu berapa dana yang disediakan untuk film ini. Dari segi properti, saya suka dengan film ini. Mayat hidup dan orang-orangnya bagus penggambarannya. Namun, ada beberapa tempat yang menurut saya akan lebih baik bila menambahkan jumlah orang untuk ilustrasi yang lebih baik, terutama untuk perkampungan.

Film ini juga berusaha elegan dengan meminimkan kaget-kagetan (jump scare). Itu satu poin yang saya suka dari film ini. Saya pun jadi puas menonton. Tapi, bukan berarti film ini tidak seram.

Itu makanya, saya menulis ini. Siapa tahu ada pembaca yang mau menonton film bagus di Netflix. Semoga bahasan saya bisa membuat Anda menonton film ini.

Jan Peter Alexander Rajagukguk

Jan Peter Alexander Rajagukguk

Saya seorang yang suka menulis.