Hak Cipta Karya Tulis

Kelatahan mantan Menkominfo untuk menjelaskan sebuah istilah ini membuat saya tertarik untuk membahas mengenai apa yang dia bicarakan.

Alquran, Alkitab, dan berbagai karya tulis agama lainnya masuk ke dalam kategori Domain Publik. Penulis karya tersebut sudah ribuan tahun meninggal dunia. Artinya, sebagian besar hukum negara mana pun sudah membebaskan penggunaan, pemodifikasian, dan pengutipan karya tersebut.

Copyleft (atau sering disebut sebagai lisensi open source) sebagai bagian dari Hak Cipta sudah tidak berlaku lagi. Ya, perlu diketahui bersama bahwa open source adalah perjanjian lisensi oleh sang pemilik Hak Cipta kepada penggunanya. Secara hukum, perjanjian Hak Cipta ini masuk ke dalam ranah UU HaKI.

Menurut Hukum Online, Indonesia memberikan waktu selama 70 tahun semenjak masa penulis itu meninggal untuk para ahli warisnya mengumpulkan komisi atas hak cipta karya tulis tersebut.

Lalu bagaimana cara mematenkan Hak Cipta atas karya tulis yang sudah masuk Domain Publik?

Hal ini sama prinsipnya dengan Disney. Untuk membuat sebuah karya memiliki hak cipta, maka perusahaan atau penulis harus membuat cerita berdasarkan cerita Domain Publik dengan memasukkan hal yang unik hanya pada karya tersebut sehingga karya baru itu menjadi unik.

Misalnya, pada cerita Ariel, digambarkan sang puteri duyung adalah seorang cantik berambut panjang berwarna merah. Sesuatu yang di dongeng aslinya sama sekali tak disebutkan. Bahkan, cerita pada Disney diubah menjadi menjadi berakhir bahagia.

Kembali ke Alquran, karya tulis Alquran tidak memiliki tanda baca. Hal ini karena pada abad ke-7, tulisan Arab belum memiliki tanda baca. Lalu sebuah percetakan membuat sebuah Alquran dengan tanda baca. Bentuk buku pun berbeda.

Nah, produk Alquran oleh perusahaan inilah yang bisa dibuatkan Hak Cipta - Nya. Baru, kalau boleh direvisi. Itu baru, kalau memang penerbit mengkhendaki, dibuatkan hak cipta dengan lisensi Open Source.

Jan Peter Alexander Rajagukguk

Jan Peter Alexander Rajagukguk

Saya seorang yang suka menulis.