Deadpool 2

Deadpool 2 berbeda dengan film Marvel lainnya. Ia muncul di hari Selasa! Ya, biasanya film baru muncul di hari Rabu.

Jalan cerita Deadpool 2 mirip dengan cerita Terminator. Ada orang, Cable (Josh Brolin), dari masa depan yang berusaha memperbaiki masa lalu dengan membunuh seorang anak. Lalu, ada Deadpool (Ryan Reynold) yang terjebak untuk melindunginya.

Jelas sekali kepergian Tim Miller (sutradara film pertama) membuat kualitas film ini menurun. Jangan salah, film ini tetap keren, tetapi tidak cukup keren seperti film yang pertama. Film yang pertama begitu legendaris sehingga saya membelinya di Google Play.

Pertama, CGI film ini tidak serapih film pertama. Kameo yang terlihat seperti tempelan dan animasi karakter CGI yang kurang bagus. Mungkin karena tidak ada Tim Miller dan studio Blur pimpinannya, film ini terpaksa memakai outsource studio seperti biasa seperti film-film lain.

Kedua, lelucon yang diberikan dalam film ini tidak semengalir film pertama. Eksekusinya pun terasa kurang dinamis. Misalnya, adegan terjun payung yang seharusnya, mengutip Oom Indro Warkop, pecah. Tapi, potensinya terasa minimal karena cara penyuntingannya kurang komedik.

Selain kedua itu, saya mendapati film ini adalah film yang bisa dinikmati. Beberapa lelucon memang sudah dibocorkan oleh trailer film ini. Tapi, film ini punya banyak cara membuat terbahak lepas hingga sampai kredit pertengahan!

Ya, saya ngakak pol di adegan yang muncul di tengah teks-teks kredit. Oh, ya, adegan tambahan cuma ada di tengah-tengah. Terakhirnya kosong.

Film ini luar biasa. Saya agak terganggu dengan pemuda di sebelah saya yang tidak mendiamkan teleponnya. Namun, mood saya kembali ceria karena film ini menghadirkan lelucon demi lelucon.

Adegan aksinya juga luar biasa. Wajar, sih, sutradara film ini adalah salah satu dari sutradara utama John Wick. Aksi-aksinya berjalan lebih variatif.

Yang pasti, saya ingin menonton kembali Deadpool 2. Kali lain itu saya akan memilih jam tayang paling malam dan pada bioskop yang minim anak 4l@y.

Saya ingin cerita banyak, tetapi takut membocorkan kesenangan. Pokoknya, film Deadpool 2 ini layak untuk ditonton di Bioskop.

Jan Peter Alexander Rajagukguk

Jan Peter Alexander Rajagukguk

Saya seorang yang suka menulis.