Thanos Itu Kriminal

Ada banyak beredar foto Thanos berpeci di media sosial. Foto tersebut mengusulkan untuk membuat Thanos menjadi presiden Indonesia untuk 2019. Mungkin banyak yang terkesan dengan Thanos di film Avengers Infinity War produksi Disney Marvel.

Banyak yang terkesima dengan pendapat Thanos. Apalagi, pandangannya berdasarkan pandangan nyata dari Thomas Robert Malthus yang berpendapat mengenai kelebihan populasi. Saat ini, sepertinya ada tanda-tanda kelaparan global.

SEPERTINYA

Tuhan bermain-main dengan Malthus. Teorinya terbukti salah. Pada zaman itu, terjadi ledakan produksi akibat Industrilisasi. Statistika dia yang statis pun terpatahkan.

Akan selalu ada jalan keluar. Akan ada selalu terobosan teknologi. Akan ada perbaikan kebijakan yang akan mengatur distribusi makanan.

Coba kita lihat di dunia ini. Ada benua yang kelaparan. Ada juga negara yang acara TV-nya membuang-buang makanan.

Apakah itu salah? Bisa jadi.

Namun, harus disadari bahwa kalau kita tilik lebih lanjut, adalah perang yang menyebabkan itu semua terjadi. Para pengampu kebijakan memanfaatkan kemiskinan untuk kepentingan mereka. Dari kemiskinan muncul radikalisme.

Dari Radikalisme, gampang direkrut orang-orang malang yang disetir kebencian itu.

Kesulitan Mengatur Orang Kaya

Ya. Kalau orang tidak miskin dan menderita, akan sulit rasanya untuk diatur.

Seperti teori Tingkatan Motivasi dari Robert Maslow, setiap orang akan meningkat levelnya bila kebutuhan di level itu terpenuhi. Dia takkan membutuhkan makanan atau keamanan. Ia akan bahkan melompat sampai aktualisasi diri.

Di Sumatera Utara, pejabat kalau lewat bisa rombongan besar. Coba kalau di Jakarta, bisa boncos dia diamuk warga. Di daerah, pesawat bisa dipaksa balik. Coba saja di Soetta!

Orang boleh belagu. Tapi, kalau di kampus UI, semua harus berhati-hati. Anda tidak tahu kalau bapak-bapak berpakaian lusuh itu Guru Besar. Pegawai yang itu punya relasi dengan Menteri. Atau, ibu-ibu Jus itu punya akses ke orang penting di negara ini yang pernah dibantunya semasa kuliah.

Orang yang punya akses kepada keamanan, pendidikan, dan makanan akan memiliki waktu untuk berpikir siapa dirinya, orang lain, dan lingkungannya.

Kelaparan Alat Pencapai Kekuasaan

Menurut saya, kelebihan populasi hanyalah alat penguasa untuk mempertahankan status quo. Distribusi yang tidak merata dan permainan pasar menyebabkan harga menjadi tidak terjangkau. Perang juga menyebabkan mereka miskin dan tak terkendali.

Jangan-jangan, populasi yang melebihi batasan kesanggupan untuk memerintah itu yang menjadi alasannya. Kalau terlalu banyak, penguasa takut rakyatnya seperti di Bastille.

Thanos adalah orang gila dan kriminal.

Jan Peter Alexander Rajagukguk

Jan Peter Alexander Rajagukguk

Saya seorang yang suka menulis.